Kampus Baru Semangat Baru!!!!
| di 15.34
Penipuan Or ?
Label: Curhatan, Lagi Bener | di 10.25
Setaun yang lalu, gue memutuskan buat kuliah D1 di CCDP Telkom PDC yang terletak di Jalan Belitung No. 7 Bandung. Kenapa milih D1 ? bukan S1 aja? biar taun depannya bisa ikutan STAN lagi atau SNMPTN lagi gituh. At Least now I was accepted at unpad through SNMPTN 2011. yeah!!!
Awalnya gue kuliah di sana fine fine aja. ga ngerasa ganjil sedikitpun. tapi setelah kurang lebih 3 bulan gue menyadari keganjilan dunia kuliah D1 gue ini. berikut keanehannya :
1. Mahasiswa datang lebih telat dari dosen It's Okay, mau setelat apapun ga dihukum dan tetap di absen. What the.. Dan seringnya tuh dosennya dateng duluan daripada mahasiswanya. Mahasiswanya leyeh leyeh gitu deh. ckck
2. Kuliah cuma sebentar. Iya ini aneh banget. ada satu matkul kuliah sebanyak 4 sks. di sini emang ada 1 dosen yang kalo telat dateng ga kira2. suka 1 jam lebih. jadwal kuliah jam 7 pernah dia baru datang jam setengah sembilan!!! dan pernah dia baru datang jam 8 lebih dan jam 9an udah di pulangin lagi. yes!!!!!!
itu keanehan yang gue dapet setelah 3 bulan kuliah. dan berikut ini keanehan setelah gue mau wisuda
1. Sidang. Jelas2 di jadwalnya sidang dari tanggal 22 Juni - 29 Juni. ternyata.... gue dapet sidang tanggal 1 Juli. demi apa ga konsisten sama kalender akademik sendiri...
2. Mau wisuda bayar lagi loooh. tiga ratus rebeng cyiiiin. haha
(update 11 Juli 2011)
Well, tadi siang gue ke kampus PDC ini buat bayar wisuda sama ngumpulin CD laporan KP gitu deh! (emosi jadi pake tanda seru duluan). Kan gue ke receptionist gitu trus ya dibikinin kwitansi sebagai tanda bukti udah bayar. Kirain udah bayar ya udah gitu yah. Taunya mesti di fotokopi dulu dan fotokopian kampus tuh entah lagi di apain jadi gue kudu nunggu lamaaaaaaaaa bgt. akhirnya gue ke bu popon dulu buat ngumpulin CD. And pas mau di serahin dibilangin gini "Udah dicoverin belum? Dicoverin dulu baru diserahin" (jelegeeerrrr!!!!!) SUMPAH GUE KESEL MINTA AMPUN! Buat apa coba dicoverin segala?!! orang paling cuma dijadiin koleksi ga jelas numpuk di lemari dan nantinya berdebu!!!! rrrrrrr. Setelah itu gue turun buat ngambil itu kwitansi dan masih belum beres juga fotokopiannya... Oh my God... ngeselin!
Setelah beberapa menit nunggu akhirnya selesai itu di fotokopi dan ada perkataan "Ini fotokopiannya kasihin ke CCDP" Gue nanya "Kasihin ke siapa?" di jawab, "Ke Dinda aja". JELEGEEERRRR!!!!!
Gue langsung naik ke atas lagi buat nemuin Mba Dinda buat ngasih itu fotokopian kwitansi! Demi apa lah itu kenapa juga mesti gue yang ngasihin?!?! ga dia aja gitu yang secara udah DIGAJI buat KERJA di situ, timbang tinggal kasihin eta fotokopian sendiri emang kenapa sih?!! Gue pun naik tangga sambil mengumpat di dalam hati sambil langkahnya di hentak-hentakin gitu. Pas nyampe ruangan Mba Dinda, subhanalloh. BANYAK ORANG dan beruntung sekali Mba Dinda nya NGGAK ADA! Gue turun tangga lagi memutuskan nanti aja dikasihinnya pas ngumpulin CD sambil mencak-mencak juga jalannya. Beruntung deh ga gue bakar itu kampus!!!!!
Fiuh. Kesabaran gue bener-bener di uji hari ini. Beruntung gue bakalan cepet2 keluar dari itu secepatnya. DADAH!!!! (masih emosi)
yah, sebenernya masih banyak keganjilan lain. tapi gue ga mau ngejelekin almamater sendiri. takut karma. yang mau tahu info lebih lengkap tentang Telkom PDC ini email aja gueh di malindairiani(at)gmail(dot)com okeh? see youu
Hasil SNMPTN
| di 20.32
Oia, temen2 les gue yang lulus ada Ican ke FTI ITB, sama Gilang gatau lulus ke mana dia mah. Sedangkan Vania, Arke, sama Bedil... Mereka belum mendapatkan rejekinya :') semangat yah kalian!!! pasti ada jalan yang lebih baik yang telah Allah rencanakan buat kalian! CUMUNGUDH KAKAAAAAAKKK
Aku Yang Sakit Apa Duniaku Yang Sedang Sakit?
Label: Lagi Bener | di 22.07
Terganggu oleh berita salah seorang teman ttg Indonesia yg
bs memproduksi Alutsista kapal selam saya terpacu utk
beretorika sedikit utk menyampaikan unek - unek yg sudah
lama dipendam .
Seorang pernah berkata kepada saya; “yah beginilah…
orang2 yg bergerak di bidang teknologi selalu bertubrukan
dengan ekonom”. Saya ingat bagaimana kita dulu
melakukan sebuah lompatan besar, melompati masa dimana
tidak seharusnya kita berada yakni masa ketika kita
memproduksi pesawat sendiri. Walau para ekonom kurang
setuju dikarenakan cost yg tinggi dlm produksinya, seraya
mengatakan “kita belum pantas memproduksi pesawat, lebih
baik produksi mobil” Prof.Bj.Habibie dengan lantangnya
mengatakan “kalau kita bisa membuat & menjual pesawat
buat apa membuat mobil?” hehe sebuah dialektika.
Bahkan sebuah berita yg saya dengar dr teman saya suatu
hari Bpk.Bj.Habibie ditantang utk menciptakan senjata yg
baik utk pertahanan R.I. Beliau menjawab “Mau buat
senjata yg canggih? Siapkan saja dananya kalau sanggup”
Saya yakin negeri ini tidak kekurangan orang pintar
sedikitpun, kalau tidak melebih2kan malahan negeri ini
punya kesempurnaan dr berbagai segi:
- Kecerdasan org2 Indonesia sgt terkenal di dunia, liat
anak2 muda kita yg juara fisika, matematika, sains (syg
beritanya tertutup oleh sinetron2 yg menjual ilusi2
epikuris jg hedonis & lawakan2 slapstik + acara idaman ibu2
zaman skrg yaitu ghibah/gosip… kalian jg kan??)
- Tanah tersubur ada di Indonesia, terutama di pulau jawa
ini krn konsentrasi gunung berapi dunia yg terpusat di
pulau jawa dahulu kala (inget lgu koesplus; bukan lautan
hny kolam susu, batang dibuang jd pohon). Saya sering
membuang biji2an sembarangan di halaman rumah, dan tebak..
mereka menjadi hama krn semua biji yg saya buang tumbuh tak
teratur di halaman rumah. Mulai dr cabe gunung, semak
jewawut[klo ga slh nmnya] (dlu ada burung peliharaan ayah
soalnya), rambutan, jambu biji, hingga yg tak umum tumbuh
di indonesia..kurma!!!
- Negeri dengan perairan terluas dan jenis ikan terbanyak &
terkaya di seluruh dunia
- Negeri dgn satwa terbanyak no.1 dunia dgn ragam jenis
terbanyak
- Negeri dengan kekayaan hayati no.1 di dunia dgn 5 hutan
besar di dunia (dulunya, skrg sih tggl 1, tuh di rumahnya
local di papua)
- Muslim terbesar di dunia (yg ini nih yg membuat sya
bersyukur bgt tggl di indonesia )
- Suku terbanyak di dunia +7000 (klo tidak salah)
- Bahasa terbanyak di dunia +5000 bahasa (klo tidak salah)
- dengan 2 yg diatas otomatis; Makanan dgn ragam terbanyak
di dunia
- Masuk 5 Militer terkuat di dunia Konon Latihan2 militer
terberat di dunia dimiliki Indonesia
(‘mgkn’ - ini merunut dr cerita2 org tua; bertahan di hutan tnp bekal + air layak minum)
sehingga militer kita tidak pernah bergantung pd senjata canggih..tp adaptasi alam & medan pertempuran.
Dan militer Indonesia terkenal dgn disiplinnya.
- Pahlawan2 kita terkenal diseluruh dunia krn perjuangan yg
luar biasa melawan imperialis, dan menjadi inspirasi
perjuangan negara dunia ke-3
- dikala semua orang sibuk mencari formula perdamaian &
kesatuan bersama dlm KAA & ASEAN, kita telah lebih dulu
memiliki 5 sila dasar yaitu pancasila sehingga Indonesia
menjadi tamu kehormatan disana.
Secara geo-politik & geo-ekonomi negeri kita berada di
garis tengah bumi..sgt strategis baik dr iklim maupun jalur
ekonomi dan lobi2 asing. Namun yg jadi pertanyaan besar..
kenapa tidak dr dulu kita bs membuat kapal selam atau teknologi canggih,
knp kita hny bs membuat kapal selam dr makanan pempek? teknologi kita sepertinya jln di tempat.
Klo mau dibilang unggul akan nikmat, maka negeri kita
negeri yg Allah berikan nikmat yg buanyyakkkkkkk. Rakyat
kita cerdas, patuh, tenggang rasa, santun (seorang bule wkt
zaman Ir.Soekarno klo ditanya kesan ttg indonesia mrk akan
jwb “ramah senyum”), berani mati (cm indonesia yg perang pk
bambu runcing), tenggang rasa antar pemeluk agama.
Lantas apa sebabnya teknologi kita menjadi mundur? byk
faktor… dlm 1 hr membahas saya sangsi masalah ini bs
selesai, karena ada chain-reaction yg melibatkan segala
aspek yg dimulai sejak penghianatan Harto yg membuka
diplomasi kpd barat & mnjual negara kita dan rakyat
Indonesia.
Virus virus Liberal ditanamkan kpd pemuda - pemuda kita yg
belum dimatangkan keilmuannya dan belum diasah agamanya,
sehingga retorika - retorika mentah ala barat dpt mereka
telan bulat - bulat yg menciptakan pluralisme agama,
sekulerisasi, emansipasi yg kebablasan. Islam tidak
mengenal emansipasi, seluruh manusia baik laki2 maupun
perempuan sama dimata Allah hanya Ketaqwaannyalah yg
membedakannya. Tidak seperti sekarang perempuan tidak mau
lagi menjaga anaknya, mereka lebih mencintai karir!! mereka
meninggalkan kodrat kewanitaannya. Mereka menghina suami
mereka apabila gaji atau kedudukan suami mereka dibawah
level mereka seperti contoh kecil yg kita liat di sinetron - sinetron sekarang yg
mengajarkan hal - hal
tersebut.Padahal keridhoan Allah adalah ridhonya seorang
suami kepada istrinya. Begitupun dengan pemimpin - pemimpin
kita yang telah jelas - jelas melanggengkan liberalisme ini
bahkan turut menyokongnya demi suara mereka yg akan
menentukan kursi pemerintahannya 5 tahun lagi, Naudzubillah
min dzalik!!
Pun isme - isme diselipkan dengan “cantik” ke celah - celah
masyarakat kita yg mencengkram pola pikir idealis &
prinsipil mereka sehingga antara 1 dengan lainnya akan
terpecah dengan mempertahankan isme - isme tersebut yg
perlahan namun pasti menjadi pedoman hidup mereka. sehingga
mereka meng-upgrade sistem hukum-pemerintahan-ekonomi-
pendidikan berdasarkan isme - isme mereka. Sehingga pada
akhirnya mereka berfikir… “islamlah yg harus dirubah“
karena tidak sesuai dengan perubahan zaman & globalisasi.
Ya, tentu saja islam tidaklah sesuai dengan globalisasi!!
dan tidak akan pernah sesuai!!
globalisasi dicetak oleh tangan - tangan bankir yahudi
untuk mencetak lembaran - lembaran diatas darah dan
keringat rakyat dengan maksud menumpuk kekayaan dengan
memperbudak dan menjajah, sedang Al-Qur’an diturunkan oleh
Rabb kami oleh Dzat yg Esa yg pengasih lagi penyayang
lewat perjuangan darah para syuhada demi mempertahankan
akhlak yg lurus dengan tinta para ulama yg akan meluruskan
akhlak manusia dahulu, baru sistemnya yg dibuat lurus
mengikuti syariat islam. Bukankah membangun sebuah rumah
harus pilarnya dahulu bukan atapnya.
Sekarang negara kita tergantung kpd utang. Negara kita
bagaikan seorang junkie yg mengharap heroin utang untuk
menghilangkan relapsenya. Ya!! hutang kpd yahudi..kpd zionis
Kita pun dilemahkan oleh bankir2 lokalis perpanjangan
tangan zionis yg menerapkan sistem terlarang yaitu riba!!
sehingga rakyat tak sanggup mengembalikan pinjaman, dan
kita tidak sadar telah berbuat dosa. Padahal kita telah
diingatkan oleh Allah S.W.T lewat Al-Qur’an surat Al-
Baqarah 275 : “Orang-orang yang makan (mengambil) riba
tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang
kemasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan
mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata
(berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba,
padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan
riba”. Telah akrab di telinga kita sekarang kalau nabung ya
ada bunganya, kalau hutang ya ada kembalian lebihnya
sebagai jasa pinjam, dan tentu jg sistem kartu kredit.
Ditambah kita patuh dgn deklarasi setan bernama demokrasi
dan HAM yg tak jelas tepi2nya. Hingga profesor2 yahudi
menanggapi Protocol of Zionism mengatakan “biarkan negara2
lain sibuk dgn demokrasi & HAM, sementara kita (israel) dpt
membangun kekuatan kita krn sesungguhnya pengertian
demokrasi & HAM itu sgt gelap”. Masihkah kita patuh dgn
sistem setan yg tidak memiliki kejelasan ini.
Kita telah di gerogoti oleh sistem Dajjal bernama
Globalisasi yg berarti dunia berada dlm 1 sistem dagang yg
berarti langkah mulus untuk New World Order yakni
perbudakan seluruh kekayaan dunia untuk kas Zionis yahudi. Perbudakan
ini pun dgn manisnya mengatakan bahwa sistem index saham
global dpt menguntungkan negara dlm sekejap, kitapun
terpancing bermain judi di bidang ini sehingga tanpa sadar
terjadi “Capital Lag” dan zzzzaap!!! sekejap mata uang kita
yg hilang berpindah tangan ke tangan mereka tnp mrk hrus
cape2 datang ke Indonesia.
Pembangunan sektor2 riil jg di negara kita sgt tidak di
perdulikan..inilah ciri2 dr NeoLib yg digembar-gemborkan
tahun2 kemarin (pdhl tlh bertahun2 sistem ini di adopsi)
bagaimana kuartet penghianat bisa berlenggang dengan
nyamannya menipu rakyat yg lugu. Bagaimana pejuang kita di
lucuti utk kmbali rakyat menjalin romantisme bersama Namru
yg tidak jelas apa yg mereka lakukan di dalam laboratorium
tersebut tanpa menghasilkan simbiosis mutualisme kpd negeri
kita. Bagaimana jalan tol dibangun khusus utk perumahan -
perumahan elit yg tak bisa dibeli oleh seorang petani walau
harus menjual seluruh dirinya. Bagaimana pemerintah menurut Kwik Kian Gie
“tidak mau memperbanyak kereta api yg sangat dibutuhkan rakyat tapi malahan membangun jalan tol?”.
Lihat bagaimana DPR MPR menghabiskan uang rakyat untuk plesiran dengan dalih studi banding.
Bagaimana mereka menghabiskan milyaran uang rakyat untuk mengganti perabotan mereka yg “katanya sudah rusak”??.
Bagaimana dengan puluhan juta gajinya mereka akan diberikan laptop yg bahkan mereka sendiri tidak memerlukannya. miris!!
Belum lagi ditambah dari penegakan hukum yg kacau.
Hukum dikuasai orang - orang kaya sehingga mencuri buah
kakao lebih cepat dihukum dibanding mencuri trilyunan uang
rakyat!! bagaimana ketika mereka di penjara tidak ada
bedanya dengan tinggal dirumah sendiri dengan AC, Kulkas,
Kosmetik, Pembantu, Dispenser pribadi, TV Flat!! Bagaimana
mereka dapat berlibur kapan saja keluar negeri dengan
status masih narapidana. Bagaimana seorang Antazhari Azhar,
Bibit - Chandra menghadapi fitnah karena membela yg haq dan
membasmi kebatilan.
Tugas kita para kandidat muda utk menelurkan ilmuwan islam
hebat
sekelas nikola-tesla di indonesia dan meniru langkah2 Ibnu
Sina dlm kealiman & keluhuran akhlak yg meniru Rasulullah
S.A.W agar bs mempertahankan keamanan bangsa dr para
pencuri & penjual bangsa dgn teknologi & penegakan syariat
islam. Tugas kita mencetak kader - kader pemimpin islam yg
mengikuti Al-Qur’an & Sunnah, pemimpin yg mau untuk hidup
sederhana, melindungi & menyejahterakan fakir miskin & anak
yatim. Jadilah Manusia jgn jd mesin penggerak kapitalis.
Jadilah martir jgn jadi kafir penghianat bangsa seperti
para penghianat - penghianat islam yg lalu.
Ya… Dunia ini sedang sakit, atau aku yg
sakit…. ???
saat ini adalah saat dimana orang2 yg mengerjakan sholat
jamaah dimasjid dengan baju koko + peci + sarung akan
diledek…
saat ini saat dimana orang - orang berjilbab dikatakan
tidak modis dan kampungan…
saat ini adalah saat dimana orang - orang yg memakai nama
islam untuk anak - anaknya di cemooh dengan mengatakan
“norak atau kampungan”..
saat ini adalah saat dimana aku datang ke majlis ta’lim
dengan kesusahan karena mereka mengatai aku “fundamentalis,
ekstrimis, sok alim”..yg paling ringan.. “tumben”
Mungkin aku yg ternyata yg sakit dimata mereka, karena aku
adalah minoritas ditengah badai kemunafikan dan kefasikan,
aku adalah alien yg tengah menginvasi penduduk hedonis, aku
adalah borok ditengah rumah mereka
bernama..MALL..SUPERMARKET..dan STADIUM
Wahai bumi…semakin tua semakin berkerut dan semakin
cantiklah engkau…..
Ya Allah, ya Rabb .. lindungilah kami dari dosa, dari
kejahatan dan fitnah
jauhkan kami dari terjangan manusia yg buta mata kanannya,
yakni mereka yg merasa harta, tahta, wanita adalah
segalanya.
Kuatkan hati kami dan teman - teman dalam perjuangan
menegakkan syiar agamaMu. Membangunkan umat yg sedang
tertidur & terlena.
Apabila nafas ini tidak mampu berhembus lagi.. wafatkan
kami dalam keadaan yang sebaik - baiknya, yakni khusnul
khatimah. Masukkan kami ke dalam JannahMu, jauhkan kami
dari api nerakaMu. Amin y Rabb…
Ya… Dunia ini memang sedang sakit….
Semoga menginspirasi dan tergugah untuk selalu berjuang
maju!!
wallahu’alam bishawab
wassallamualaikum wr.wb
-1kbps-
(sumber : fuckyeahjurnalis.tumblr.com)
Apakah Uang Yang Aku Cari Selama Ini?
Label: Lagi Bener | di 21.48
Dalam ruangan terpisah, sebuah AC menghembuskan suhu 25 derajat C. Irama Beethoven mengalun tenang dengan posisi volume ke tiga garis dari bawah. Sebuah lengan kekar tampak menyangga sebuah kepala bos perusahaan yang tampak serius menonton sebuah acara berita di televisi. Dalam acara berita itu tampak pemandangan dalam keramaian sebuah mall, jutaan manusia berjubel, berdesakan demi sebuah gengsi. Masing-masing dengan uang yang dimilikinya berebut membeli barang- barang. barang-barang yang dicitrakan sebagai harga diri. Harga diri yang sedang didiskon habis- habisan.
“belilah ini ibu-ibu, bapak-bapak, ade-ade, mas-mas, mbak-mbak, teteh, uda, koko, nci, sekalian! dengan memakai ini maka anda akan terlihat lebih cantik,lebih ganteng, dan trendi!
Anda tidak akan merasa minder bila bergaul dengan teman-teman anda! Lupakan sejenak surga, lupakan sejenak neraka karena anda sekalian hidup di dunia nyata! dan karena itulah anda butuh barang ini!”
Teriakan-teriakan itu bergema diseluruh ruangan. Semua barang yang dijualpun dapat mengeluarkan suara itu. Baju-baju berteriak seperti itu, barang-barang kecantikan berteriak seperti itu, mobil-mobil mewah berteriak seperti itu, sabun mandi berteriak seperti itu, mainan anak berteriak seperti itu, peralatan dapur juga. Berulang-ulang,mulanya konstan,makin lama makin keras tak beraturan, masing-masing dengan nada dan intonasi ajakan yang sangat membius telinga dan nurani. Berkoak-koak berisik.
“semua yang dijual dan ditawarkan adalah produk=produk terbaik kami! kualitasnya terjamin! Kami buat yang terbaik demi anda! Anda beli maka anda akan dihormati! Yang miskin akan tampak kaya! yang jelek bakal jadi cantik! Yang tua tampak muda! Yang gemuk akan semakin kurus! yang dekil tampak bersih! Yang berdosa akan tertutup pahala! Ayo beli! semua demi kebaikan anda! demi kebaikan anda semua! demi gaya hidup! wujudkan harapan anda semua!
capailah cita-cita anda tanpa harus repot berdoa dan memohon pada Tuhan! HABISKAN UANG ANDA!
dan semua yang anda inginkan akan anda capai sekarang juga”. Pesan itu masuk dan merasuk dalam bentuk pamflet, selebaran, majalah, dan koran. Setiap menit pesan-pesan itu muncul di radio dan televisi. Billboard raksasa disetiap persimpangan jalan di semua kota megapolitan berkelap-kelip tampilkan tulisan:
“HABISKAN UANG ANDA! WUJUDKAN MIMPI- MIMPI ANDA!”.
Orang-orang terpacu dan menjadi gelap mata. Mereka beringas, membabi buta menghantam apa yang ada didepan mata. Semua demi gengsi dan harga diri. Jam kerja ditambah lembur, kebijakan-kebijakan dan teori pertumbuhan ekonomi semakin banyak dan diluar akal sehat. Namun, justru itulah kemajuan. Itulah keberhasilan pembangunan.
Ketika ketajaman rasa mampu mendengar nada-nada diluar sadar maka yang jelas dan keras terdengar adalah jeritan-jeritan sekarat dari sebuah tempat yang ber nama keterasingan pikiran „„„
Kali ini pemandangan nyata tampak didepan mata realitas dan kesadaran nurani yang telah teracuni. Lewat sebuah satelit yang mengorbit diluar angkasa, manusia dapat menyaksikan fenomena yang terjadi disemua sektor kehidupan umat manusia dari balik televisi. Lewat TV monitor berlayar besar, si bos dengan leluasa melihat semua kejadian yang sedang terjadi. Semuanya jelas dan bening. Dengan speaker aktif dan sub-woofer sebagai aksesoris pelengkap tentunya. Kabid. Pemasaran menunjuk sebuah TV berlayar lebar. “Lihatlah, bos! sekarang ibadah mereka telah berpindah menuju mall, menuju pasar,lihatlah! mereka lebih percaya teori-teori ekonomi, TV, majalah, koran, majalah porno, katalog belanja daripada ayat-ayat suci dalam kitab-kitab mereka. Lihatlah juga yang itu, bos! Mereka begitu yakin pada omongan sales-sales kita daripada seruan nabi-nabi mereka yang telah mati ratusan tahun kebelakang.
Lihatlah mereka! sekarang mereka benar -benar bersujud untuk berhala baru yang sudah kita ciptakan…uang!!! Kabid. pemasaran menyeringai bangga sambil memeluk pundak bos. “Ibadah yang mereka lakukan dulu hanyalah basa-basi dan sifatnya sangat fiktif. Tapi kini…kalau yang ini benar-benar kongkret dan nyata. Bahwa yang berlaku sekarang adalah hukum “sebab akibat”. Kerja giatlah maka kamu akan dapat banyak uang.
Jika kau banyak uang, maka semua doa dan harapanmu pada dunia akan tercapai!”
Kabid. pemasaran menambahkan berapi-api. Pemandangan TV kali ini tampak lebih menyeramkan. Seorang bapak tergolek dengan mulut berbusa dan wajah membengkak biru lebam. Ditangannya tergenggam sebotol racun tikus yang isinya tinggal setengah. Seorang petugas polisi tampak sibuk mencatat. “Diduga bapak ini meninggal akibat bunuh diri dengan meminum racun serangga akibat menanggung malu yang tiada tara setelah dia gagal pergi berhaji. Diduga, bapak ini adalah korban penipuan dari sebuah sindikat dengan modus operandi menipu calon-calon jemaah haji.Saya manusia melaporkan untuk stasiun televisi kebohongan.” menyaksikan adegan itu sang bos tertawa terpingkal-pingkal.
“Lihatlah dampak bagi mereka. Mereka tak segan-segan untuk mati demi gengsi dan harga diri. Masalah surga atau neraka itu nomor dua. Yang penting tidak malu pada dunia. Dia ternyata telah menyembah gengsi. Dan mati setimpal untuk itu!” mata sang bos tampak berair kegelian tertawa puas. Di suatu tempat Tuhan sedang sekarat karena Seruan-Nya sudah tidak lagi ditaati, Tuhan telah meregang nyawa sekarat, paling tidak Tuhan telah mati di hati setiap manusia. Tuhan telah ditempatkan pada keterasingan pola pikir manusia, Ya, Tuhan telah digantikan oleh berhala baru bernama uang. Lupakan surga dan neraka,nikmati saja apa yang ada didepan mu , bukan dari dongeng masa lalu!!!!! *)
Serba Salah
Label: Lagi Bener | di 20.02
jadi ada inih
iya emang aku mah pas jawab itu lagi ga serius atuh euy. keur lieur sidang makanya dibecandain juga. masa di dunia nyata saya lagi stress di social network juga harus stres? kayak yang ga balance gitu makanya bercanda gitu juga, maafkan saya yang sedang tidak serius ini. lagi pusing. yok ah peace men peaceee~









